My Fiction Story | First Time We Met, Pertemuan yang Indah

95549c7f3ebdc634f411455820cc7c7e

“Hmm”, kuhembuskan nafas sejenak dengan tarikan panjang. Sore itu aku hendak menunggu seseorang disuatu taman kota yang letaknya tidak jauh dari rumah. Kugunakan baju pilihanku, kaos lengan panjang yang tidak terlalu ketat berwarna biru muda, dengan pita kecil dibagian leher. Kurapihkan rok yang kupakai pada saat itu dengan panjang selutut berwarna hitam, dengan lipatan-lipatan kecil berbahan katun, dan terdapat pita dibagian pinggang untuk ditarik sebagai ikat pinggang. Kulihat kebawah untuk memastikan wedges  setinggi 3 cm yang berwarna hitam tetap bersih dan bagus. Kuambil cermin dari tas kecilku untuk melihat apakah rambutku yang hitam terurai panjang ini masih rapih dengan bando yang senada dengan warna bajuku atau tidak, dan memastikan lipstick pinkku tidak berantakan.

Aku merasa cukup lama duduk di bangku taman yang cukup panjang ini sendirian. Namun, tidak ada tanda-tanda kedatangan orang yang aku tunggu dari ujung jalan sana. Kulihat jam tangan rantaiku untuk melihat sudah berapa lama aku menunggu. Ternyata 30 menit sudah aku menanti disini. Jenuh sudah menghampiriku, karena aku tidak suka menunggu lama. Namun, kenyataan bahwa seseorang yang akan datang adalah pria yang aku sayangi membuatku tetap bertahan di bangku taman ini.

Sepuluh menit kemudian, ada seseorang membawa motong vespanya berhenti di depanku. Akhirnya dia datang, dan kami saling melemparkan senyuman. Dia adalah Frans, pacar pertamaku. Frans bukan anak orang biasa-biasa. Namun keluarganya tetap rendah hati sehingga aku selalu merasa nyaman berada di lingkungan keluarganya. Kedua orang tua kami pun sudah saling kenal, sehingga kami merasa lebih nyaman menjalani hubungan kami.

“Van, maaf ya aku lama datangnya. Tadi aku ke bengkel dulu, mendadak motornya mogok.”

“iya gak apa-apa Frans. Ayo sekarang kita mau kemana?”

“Bagaimana kalau kita makan. Kebetulan aku ada cafe yang nyaman buat nongkrong. Kamu pasti suka. Gimana?”

“Oh, iya aku juga sudah mulai lapar.”

Kami bergegas pergi meninggalkan taman menuju tempat makan yang dia maksud. Letaknya tidak jauh dari taman, mungkin karena macetnya perjalanan membuat perjalanan kami terasa lama. Kami ngobrol sepanjang jalan, hingga tanpa terasa kami tiba di sebuah tempat makan yang nyaman. Tema cafe  ini retro, sehingga kesannya indah sekali.

Aku memesan chiken omlete lengkap dengan sauce nya, dan memesan lemon tea dingin. Sedangkan, Frans memesan nasi goreng dan teh manis hangat. Kami makan dan bercanda ria. Lalu kami berbincang-bincang ringan, hingga kami tak sadar kalau waktu sudah menunjukan jam 5 sore. Aku ajak Frans pulang, dan akhirnya dia mengantarkanku pulang kerumah.

Teringat semua kenangan yang kami ukir selama 2 tahun kami berpacaran, membuat aku terharu. Aku sangat merasa bahagia, terasa ada taman bunga yang indah dan wangi didalam hatiku. Dia begitu hangat menyambut rasa sayangku, sehingga aku nyaman bersamanya. Tak kupungkiri, masalah tak jarang kami dapatkan. Namun, dengan waktu kebersamaan kami yang cukup lama membuat kami memutuskan untuk bertahan dan memperbaiki semua hal yang salah.

Pikiranku melayang, hingga akhirnya aku tiba didepan pagar rumah sederhanaku.

“Van, sudah sampai hehe. Nanti kita main lagi ya.”

“Iya sayang, makasih udah ajak aku main dan mengantarku pulang.”

“Sekarang kamu istirahat ya sayang..”

“Iya, kamu juga nanti istirahat dan hati-hati dijalan yaa.”

“Aku bahagia bisa kenal sama kamu. Aku gak mau pisah sama kamu Vania. I love you. bye”

“Love you too. Take care my prince.”

Aku bahagia dan sangat bersyukur bisa diberi kesempatan oleh Tuhan untuk mengenalnya. Dia adalah orang yang aku sayangi setelah orang tuaku. Dan itulah pertemuan yang sangat indah sepanjang hidupku. Itulah yang tersirat dibenakku sambil kulihat dia pergi meninggalkan rumahku.

“dapatkah aku bersamanya selamanya?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s